01/10/2020
Beberapa Tips Memilih Tepung Bagi Pemula
Bahan dasar pembuatan kue kering, cake, gorengan, hingga mie dan roti adalah tepung. Tepung sendiri banyak pilihannya lho! Apabila kita kita tidak jeli dalam memilih tepung bisa jadi makanan yang kita buat rasanya aneh di mulut. Jadi jangan sembarangan memilih tepung ya...
Kira-kira apa saja ya yang perlu diperhatikan saat memilih tepung? Ada beberapa tips yang perlu kita perhatikan, yaitu:
1. Sesuaikan dengan penggunaannya.
Jenis tepung tidak hanya satu. Ada beberapa jenis tepung yang sesuai dengan penggunaannya. Beberapa diantaranya tepung terigu, tepung jagung, tepung maizena, tepung beras, tepung ketan, dan tepung mocaf. Tepung terigu sendiri memiliki 3 jenis:
a. Terigu protein tinggi (pembuatan mie dan roti).
b. Terigu protein sedang (pembuatan kue kering dan cake).
c. Terigu protein rendah (pembuatan gorengan).
2. Perhatikan warna tepung.
Saat memilih tepung, perhatikanlah warnanya. Jangan sampai salah pilih atau justru tepung yang diambil tertukar dengan jenis tepung yang lain. Misalnya saja tepung beras dan beras ketan. Sekilas bisa dibilang memiliki warna yang hampir mirip, mengingat sama-sama berwarna putih. Meskipun beras ketan ada yang berwarna hitam, namun masih ada juga yang warnanya putih. Nah, perlu diingat bahwa dari segi warna, tepung beras ketan memiliki warna putih gading, sedangkan tepung beras warnanya putih namun agak bening.
Kemudian pilih juga yang warnanya tidak kusam. Sebab, jika tetap menggunakan tepung yang warnanya kusam bahkan tidak seperti tepung pada umumnya, bisa jadi kualitas yang didapatkan juga sudah menurun dan cenderung berkualitas buruk.
3. Perhatikan bau dan aroma
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah bau dan aroma. Ya! Perlu diketahui bahwa pada umumnya, tepung yang memiliki kualitas baik dan layak pakai tidak berbau apek. Hal tersebut dikarenakan tepung yang berbau apek bisa jadi menandakan adanya jamur atau mikroorganisme (seperti kutu, ulat, belatung, dan sebagainya) yang sudah mulai merusak kualitas pada tepung tersebut.
Selain bau, perhatikan juga jika ada benda asing apapun yang menempel atau berada pada tepung. Pastikan tidak ada kotoran apalagi kutu pada tepung yang ingin dibeli. Tepung yang penuh dengan kotoran apalagi hewan seperti kutu bisa dipastikan kualitasnya pun tidak baik.
4. Perhatikan teksturnya
Selain warna, bau, serta kebersihan, kalian juga wajib memperhatikan tekstur dari tepung yang ingin dibeli. Pastikan bahwa tepung yang hendak dibeli terasa halus di tangan, karena itu menandakan kualitas tepung yang baik. Sebaliknya, jika terasa kasar, cobalah perhatikan apakah terdapat benda asing seperti kotoran maupun kerikil. Kemudian, coba lihat apakah tepung menempel di tangan. Jika ya, artinya tepung tersebut memang layak dikonsumsi.
Pastikan juga bahwa tidak ada gumpalan pada tepung, Tepung yang menggumpal biasanya terjadi karena tepung itu sudah cukup lama alias bukan bahan baku yang masih fresh. Lagipula, tepung yang tidak menggumpal akan sangat memudahkan proses mengolah menjadi makanan yang berkualitas (misalkan saat mengayak tepung).
5. Pilih yang bersertifikat
Poin penting lain yang perlu kalian ketahui, perhatikan saat memilih produk yang dijamin melewati proses produksi bersertifikasi. Bersertifikasi di sini artinya sudah melalui uji control kualitas makanan sesuai standar internasional. Beberapa dari tepung tersebut biasanya kemudian diberi tanda GMP (Good Manufacturing Practice) dan HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point).