Santrendelik

Santrendelik SANTRENDELIK KAMPUNG TOBAT adalah nama untuk "PESANTREN KONTEMPORER" kami yang berlokasi di Desa Kal

Santrendelik Kampung Tobat adalah nama untuk "PESANTREN KONTEMPORER" kami yang berlokasi di Desa Kalialang Lama, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunung Pati, Kota Semarang. Seperti halnya musik, kami berdakwah dengan genre "Pop Kontemporer". Kami memadukan antara diskusi, seni dan budaya sebagai unsur pendukung dakwah islam sesuai dengan trend kekinian. Kami mendeklarasikan bahwa pesantren ini bukan

lah milik perseorangan, akan tetapi pemilik pesantren adalah semua jamaah yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam semua kegiatan yang ada di pesantren kami. Pesantren kami bermula dari sebuah kajian Islam yang digagas oleh beberapa anak muda di sebuah Coffee Shop di daerah Sampangan, Semarang. Seiring dengan tempat kajian yang tidak mencukupi maka dengan niat “Bismillahirahmanirahim” kami berkeinginan untuk melebarkan syiar kami menjadi lebih luas ke seluruh negeri. Atas ijin Allah juga kami mendapat kemudahan dengan datangnya para donatur yang membantu kami menyediakan tanah, bangunan dan berbagai kebutuhan pesantren lain. Meskipun saat ini bangunan di pesantren kami masih dibilang sangat sederhana akan tetapi kami meyakini bahwa suatu saat Santrendelik Kampung Tobat akan menjadi sebuah jaringan pesantren kontemporer terbesar di Indonesia. Komunitas tobaters pesantren kami yang bisa kami namakan “Delikers” terdiri dari berbagai kalangan usia, profesi dan gender. Beberapa kegiatan pesantren kami antara lain adalah :

- Kajian mingguan nongkrong tobat, nongkrong jomblo syariah, kitab hikam, fi bayti rosul dan pesugihan syariah Santrendelikpreneurship.
- Klub malam Santrendelik (tahajud bersama setiap malam)
- Pendirian Rumah Khataman
- Pendirian Rumah Assatid (mendidik para ustad yang bisa berdakwah sekaligus memberi solusi masalah umat)
- Pendirian Bank Kambing Santrendelik (BKS) yaitu proyek sedekah produktif sebagai wujud Sociopreneur ala Santrendelik di bidang keagamaan dan sosial. Dimana setiap paket sedekah yang diterima akan dibelikan kambing dan dipelihara dalam siklus per 4 bulan. Kemudian setelah itu dijual dan dibelikan kambing baru lagi. Sedangkan keuntungan penjualan setelah dikurangi biaya operasional akan digunakan untuk pengembangan pesantren beserta kegiatan-kegiatan sosial yang ada di pesantren (menyantuni yatim, beasiswa, pendayagunaan masyarakat, dll)

Untuk menuju pesantren kami bisa melalui arah Manyaran (gang sebelah perumahan Greenwood), Sampangan (melalui jalan Dewi Sartika, gang sebelah masjid Nurul 'Ilmi) atau melalui perumahan Puri Sartika jika dari arah UNNES. Untuk informasi lebih lengkap silakan hubungi staff kami di nomor 081228804141 atau Follow Kami di sosial Media ini :
http://instagram.com/santrendelik
http://facebook.com/santrendelik
http://youtube.com/santrendelik
http://twitter.com/santrendelik
http://santrendelik.org
http://ramadhanjagoan.com

.Barangkali, 90% penyakit berasal dari pikiran, sisanya dari kenangan.Kalau dipikir-pikir, masuk akal juga. Pikiran yang...
20/08/2025

.
Barangkali, 90% penyakit berasal dari pikiran, sisanya dari kenangan.
Kalau dipikir-pikir, masuk akal juga. Pikiran yang penuh beban bisa bikin badan ikutan sakit. Kenangan yang disimpan rapat-rapat bisa jadi luka yang nggak kelihatan, tapi terus menganga.
Coba ingat: berapa banyak orang yang tubuhnya sehat, tapi hatinya masih sakit karena bayangan masa lalu? Atau mereka yang terlihat kuat, tapi gampang roboh karena pikirannya penuh racun overthinking? Luka ingatan tidak selalu berupa trauma besar, kadang sekadar kalimat yang pernah dilontarkan seseorang, momen kecil yang terus menghantui, atau janji yang nggak pernah ditepati.

Di zaman yang serba cepat ini, kita sering berpikir produktivitas cuma soal kerja keras dan jadwal padat. Padahal, tubuh yang sehat seringkali kalah oleh kepala yang penuh beban dan hati yang nggak kunjung ikhlas. Pikiran dan kenangan jadi racikan ampuh yang diam-diam mencuri energi hidup kita.

Ruang Dialog kali ini akan menjadi tempat kita membuka balutan luka itu, bukan untuk menyakiti, tapi untuk memahami. Karena setiap luka punya cerita, dan setiap cerita butuh didengar.

Ruang Dialog “Luka Ingatan.”
Hari/Tgl : Rabu, 21 Agustus 2025
Pukul : 19:00 WIB | sebelum Nongkrong Tobat
Tempat : Santrendelik
Teman diskusi kamu :

Kadang, obat terbaik bukan lupa, tapi belajar merangkul ingatan dengan cara baru. Yuk, hadir dan ngobrol bareng.

Di negeri ini, lautan bukan hanya gelombang yang kita kenal. Ada lautan lain, gelombang kain yang menutup, membungkus, b...
19/08/2025

Di negeri ini, lautan bukan hanya gelombang yang kita kenal. Ada lautan lain, gelombang kain yang menutup, membungkus, bahkan menenggelamkan suara. Bukan sekadar judul, tapi potret nyata yang sering kita saksikan, namun jarang kita pertanyakan.
Lautan ini hadir untuk mengusik,
untuk bertanya: siapa sebenarnya yang memegang kemudi di tengah gelombang ini?
Dan sampai kapan kita hanya rela menjadi penumpang?

Bersiaplah. Ini bukan sekadar cerita, ini adalah ombak yang akan mengetuk tepian pikiranmu.

Instagram:
TikTok:
YouTube: kskwadas
Spotify: kskwadas

Ombak tak akan berarti kalau hanya pecah di karang. Jadilah arus yang mengalirkan pesan ini lebih jauh.

Ada banyak cara mengobati luka. Kalau resep obat versi kamu kaya apa tobaters?
18/08/2025

Ada banyak cara mengobati luka.
Kalau resep obat versi kamu kaya apa tobaters?

Kalau minggu lalu Nobar perihal "pendidikan" Minggu ini kamu pengen bahas tentang apa tobaters?
17/08/2025

Kalau minggu lalu Nobar perihal "pendidikan" Minggu ini kamu pengen bahas tentang apa tobaters?

Tidak ada yang lebih penting, karena kita semua penting. Tidak ada yang lebih berharga, sebab kita semua berharga. Tidak...
14/08/2025

Tidak ada yang lebih penting, karena kita semua penting. Tidak ada yang lebih berharga, sebab kita semua berharga. Tidak ada yang lebih layak, sebab kita semua layak.

Jika hidup juga soal apa yang kita tanam itu yang kita tuai. Coba pertanyakan ulang. Apakah yang sudah kita berikan kepada orang lain? Apakah orang lain sudah menerima hak-hak mereka dari diri kita?
Apa-apa yang kita harapkan dari orang lain, apakah jika dilempar ke diri sendiri, kita mampu menyediakannya? Ternyata, dunia yang kita harapkan itu berawal dari diri kita sendiri.

Nongkrong Tobat
"Berdiri Sama Rata, Duduk Tanpa Raja"
Hari, tanggal : kamis, 14 Agustus 2025
Jam : 20.00 WIB - selesai
Tempat : Santrendelik, Jl. Kalialang Lama IX no. 44, Sukorejo, Gunungpati, Kota Semarang.
https://maps.app.goo.gl/vQSVMgd7RkcAjrVN8

Bersama Ustadz Prof Dr H Syamsul Ma’arif M.Ag Nongkrong Tobat akan dipandu oleh MC andalan telat kondang, Kang ditemani serta dimoderatori oleh

Nongkrong kali ini juga akan diiringi musik asik dari .jun

FREE!! Terbuka untuk umum.
Free makan, minum, snack.
Ajak geng tongkronganmu juga, ya.

Kita sering memuja nalar seolah ia adalah kunci emas menuju kebenaran. Kita percaya, selama argumen kita logis, maka kit...
14/08/2025

Kita sering memuja nalar seolah ia adalah kunci emas menuju kebenaran. Kita percaya, selama argumen kita logis, maka kita ada di jalur yang benar. Tapi… benarkah?
Bagaimana jika “nalar” yang kita banggakan ternyata cuma konstruksi dari potongan-potongan informasi yang kita pilih sendiri?
Bagaimana jika logika yang kita bela mati-matian hanyalah versi realitas yang nyaman untuk kita, bukan yang sesungguhnya?

Di dunia yang dipenuhi banjir informasi, nalar sering kali menjadi seperti puzzle raksasa tanpa gambar di kotaknya. Kita memungut potongan yang terlihat cocok, lalu memaksanya menyatu, walau warnanya tak pernah benar-benar serasi. Fakta dan opini bercampur, data dan asumsi berdansa, dan perlahan-lahan, kita membangun ilusi yang kita sebut pengetahuan.

Manusia aneh bukan hanya percaya pada apa yang sudah kita ketahui, tapi juga cenderung menolak fakta yang merusaknya. Kita memilih tetap tinggal di istana logika yang kita bangun sendiri, meski pondasinya rapuh.

Ruang Dialog
"Delusi Nalar"
Hari/Tgl : Kamis, 14 Agustus 2025
Pukul : 19:00 WIB | Sebelum Nongkrong Tobat
Tempat : Santrendelik
Teman diskusi: Firman

Di Ruang Dialog kali ini, kita akan membedah cara pikir kita sendiri bukan untuk membuangnya, tapi untuk menyadari batasannya.
Kita akan mencari tahu: kapan nalar menjadi sahabat yang menyelamatkan, dan kapan ia berubah jadi jebakan yang memenjarakan.

Bawa rasa ingin tahu, tapi juga bawa kerendahan hati. Karena yang akan kita bongkar malam itu bukan hanya ide-ide di kepala, tapi juga keyakinan yang diam-diam membentuk cara kita melihat dunia.

Ada yang begitu?Nikah ogah-ogahan, sendiri juga gak mau. Terus maunya apa? Malaikat ikutan bingung mau nyatetnya gimana ...
07/08/2025

Ada yang begitu?
Nikah ogah-ogahan, sendiri juga gak mau. Terus maunya apa? Malaikat ikutan bingung mau nyatetnya gimana ini, Bro. Gusti Allah mau ngirim jodoh juga jadi penuh pertimbangan. Nggak langsung "nyoh". Gitu.

Jadi, apa yang membuatmu ragu? Sementara penciptaMu saja sudah menjanjikan kamu ada pasangannya

Nongkrong Tobat
"Menikah Segan, Sendiri Tak Mau"
Hari, tanggal : kamis, 7 Agustus 2025
Jam : 20.00 WIB - selesai
Tempat : Santrendelik, Jl. Kalialang Lama IX no. 44, Sukorejo, Gunungpati, Kota Semarang.
https://maps.app.goo.gl/vQSVMgd7RkcAjrVN8

Bersama Ustadz S.H.I, M.H.I. Nongkrong Tobat akan dipandu oleh MC andalan telat kondang, Kang ditemani serta dimoderatori oleh Putri Lestari

Nongkrong kali ini juga akan diiringi musik asik dari .khk

FREE!! Terbuka untuk umum.
Free makan, minum, snack.
Ajak geng tongkronganmu juga, ya.

. Kadang definisi pasangan ideal bukan lagi soal romantis, tapi seberapa kompak kita sanggup jadi komplotan perbaikan ha...
06/08/2025

.
Kadang definisi pasangan ideal bukan lagi soal romantis, tapi seberapa kompak kita sanggup jadi komplotan perbaikan hati. Bukan yang selalu membuat berbunga-bunga, tapi yang rela berjaga malam untuk memastikan hati tetap waras dan utuh, walau bekas retaknya masih kelihatan kalau diteropong mantan.

Ruang Dialog edisi spesial ini akan ngajak kita ngobrol bareng:
dan .baperan tentang apa sebenarnya makna “Partner in Crime” pasangan bukan hanya dalam rasa, tapi dalam aksi: kompak saat s**a, gotong-royong saat duka, dan tetap setia walau isi dompet sedang luka.

Ruang Dialog :
'Partner in Crime'
Hari/Tgl : Kamis, 7 Agustus 2025
Pukul : 19.00 WIB | Sebelum Nobat
Tempat : Santrendelik
Datang sendiri boleh, bawa partner lebih afdhal.
Yang belum punya partner? Tenang… calon teman se-kejahatan halal mungkin sudah disiapkan semesta, tinggal datangnya jangan telat.

Pejuang rupiah, pejuang nafkah, dan tulang punggung keluarga, mari merapat.Kerja dari subuh sampe matahari tenggelam. Ta...
31/07/2025

Pejuang rupiah, pejuang nafkah, dan tulang punggung keluarga, mari merapat.

Kerja dari subuh sampe matahari tenggelam. Tanggal merah dan hari libur tetap cari sampingan. Dibela-belain tidur cuma 3 jam. Menahan keinginan demi terkumpul tabungan. Dengan harapan bisa terbeli rumah impian. Apalah daya, tiba-tiba rekening dibekukan.

Katanya, rejeki ada algoritmanya. Ada bahan yang bisa diupload juga strategi uploadnya. Banyak caranya. Nah, apakah bahan dan cara kita mengolahnya sudah menarik algoritma rejeki? Atau ada hal-hal yang ternyata bikin makin jauh dari algoritma? Pantengin, bolo rejeki!

Nongkrong Tobat
"Menggali Algoritma Rejeki"
Hari, tanggal : kamis, 31 Juli 2025
Jam : 20.00 WIB - selesai
Tempat : Santrendelik, Jl. Kalialang Lama IX no. 44, Sukorejo, Gunungpati, Kota Semarang.
https://maps.app.goo.gl/vQSVMgd7RkcAjrVN8

Bersama Ustadz Dr. .in_amuzzahidin Masyhudi, M.Ag dan Ibu .ulfah Direktur Marketing PT. Sinar Pujiono Terang Brand Kaligrafi Syekh Puji, Nongkrong Tobat akan dipandu oleh MC andalan telat kondang, Kang ditemani serta dimoderatori oleh

Nongkrong kali ini juga akan diiringi musik asik dari Henrykustik

FREE!! Terbuka untuk umum.
Free makan, minum, snack.
Ajak geng tongkronganmu juga, ya.

FREE!! Terbuka untuk umum.
Free makan, minum, snack.
Ajak geng tongkronganmu juga, ya.

.Kerja kantoran itu mulia. Tapi kalau ada cara lain buat cari rezeki yang bisa dilakukan dari kamar kos, kafe, atau samb...
30/07/2025

.
Kerja kantoran itu mulia. Tapi kalau ada cara lain buat cari rezeki yang bisa dilakukan dari kamar kos, kafe, atau sambil rebahan di atas kasur, kenapa nggak dicoba?

Di zaman sekarang, teknologi bukan cuma alat komunikasi tapi juga jalan rezeki. Media sosial bukan lagi sekadar tempat update story, tapi juga ladang subur buat panen cuan. Dari affiliate marketing, digital product, jasa online, sampai jadi content creator, semua terbuka lebar... asal tahu cara bacanya.

Nah, buat kamu yang masih bingung mulainya dari mana, atau bahkan belum tahu ada peluang segila itu Ruang Dialog edisi Kamis ini wajib kamu datangi.

Bersama Bang Rorrr, Trainer Affiliator sekaligus Founder dari ,kita akan ngobrol santai tapi dalam, soal:
- Gimana sih caranya teknologi bisa jadi "mesin cetak dolar"?
- Kenapa afiliasi bisa jadi sumber penghasilan utama
- Dan yang paling penting, gimana mulai dari nol?

Jangan takut ketinggalan zaman, yang penting kita tahu arah. Karena era digital bukan soal siapa yang paling pintar, tapi siapa yang paling mau belajar dan adaptif.

Acara bakal dipandu dua moderator yang tak hanya bisa tanya, tapi juga bisa ngajak mikir dan ngakak: & Hajar.
Dijamin, malam kamu nggak cuma hangat, tapi juga tercerahkan.

RUANG DIALOG
TECHNOLOGIA CETAK DOLAR
Hari/Tgl : Kamis, 31 Juli 2025
Pukul : 19.00 WIB | Sebelum Nongkrong Tobat
Tempat : Santrendelik

Buat kamu anak muda dan mahasiswa yang mulai lelah dengan pola lama, tapi belum yakin dengan jalan baru mari kita duduk bareng dan ngobrolin alternatif masa depan. Karena mungkin, penghasilan utamamu justru lahir dari ide yang malam itu kamu temukan.

Di setiap tongkrongan, topik ini selalu muncul dengan berbagai versi. Ada yang bilang, “Bro, jangan nekat nikah kalau be...
22/07/2025

Di setiap tongkrongan, topik ini selalu muncul dengan berbagai versi. Ada yang bilang, “Bro, jangan nekat nikah kalau belum mapan!” Ada juga yang membalas, “Kalau nunggu mapan terus, bisa-bisa nggak nikah-nikah.”
Dan di antara perdebatan itu, banyak yang diam-diam nyengir sambil mikir, “Lha aku sendiri gimana ya?”

Hidup memang nggak semudah rumus matematika. Mapan itu relatif, nikah pun nggak bisa sekadar modal nekat. Ada cerita tentang kesiapan mental, ada realita soal dompet, ada juga doa-doa yang sudah lama digantungkan. Semua itu bikin pertanyaan sederhana ini jadi tema besar yang nggak pernah habis dibahas.

Maka, biar nggak pusing sendiri, yuk ngobrol bareng di Ruang Dialog Santrendelik. Kita akan membedahnya tanpa menggurui, tanpa menghakimi. Siapa tahu, kamu pulang dengan sudut pandang baru atau malah makin mantap dengan pilihanmu.

Ruang Dialog : MAPAN atau NIKAH, Mana Dulu?
Hari/Tgl : Kamis, 24 Juli 2025
Pukul : 19.00 WIB | Sebelum Nobat
Tempat : Santrendelik
Temen diskusi kamu : , Bayu, , dan .

Mari datang, duduk, dan berbagi. Karena jawaban terbaik sering lahir dari obrolan yang jujur.

Normal, tapi kaya ada kurang atau mungkin kosong. Hidup tapi hambar. Seneng, tapi B aja tuh. Sedih, tapi ya udah. Kadang...
16/07/2025

Normal, tapi kaya ada kurang atau mungkin kosong. Hidup tapi hambar. Seneng, tapi B aja tuh. Sedih, tapi ya udah. Kadang bener kadang keblinger. Kadang eling kadang mbeling. Awalnya on fire lama-lama jadi overthingker.
Apakah semua keresahan, keraguan, ketidaknyamanan, kebuntuan, ketidakpuasan, kekecewaan, kebingungan, dlsb itu bisa dikategorikan gejala depresi? Lalu, apa bedanya depresi dengan stress? Apakah depresi itu gerbang menuju keterpurukan atau justru titik balik kebangkitan seseorang?

Kalau kamu punya issues yang relate dengan tema ini, jangan sampai skip Kamis malam besok, ya. Karena khusus tema ini akan dibahas dari sisi psikologi dan dari sisi rohani islam. See you!

Nongkrong Tobat
"Depresi"
Hari, tanggal : kamis, 17 Juli 2025
Jam : 20.00 WIB - selesai
Tempat : Santrendelik, Jl. Kalialang Lama IX no. 44, Sukorejo, Gunungpati, Kota Semarang.
https://maps.app.goo.gl/vQSVMgd7RkcAjrVN8

Bersama Ust. Dr. .arafat M.S.I. dan Pak Ihfan N Saputro, M.Psi., Psikolog Founder Nongkrong Tobat akan dipandu oleh MC andalan telat kondang, Kang ditemani moderator magang Ning serta dimoderatori oleh

Nongkrong kali ini juga akan diiringi musik asik dari

FREE!! Terbuka untuk umum.
Free makan, minum, snack.
Ajak geng tongkronganmu juga, ya.

Address

Jalan Kalialang Lama IX No. 44, Sukorejo, Gunungpati
Semarang
50221

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Santrendelik posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Santrendelik:

Share