Keluarga Besar Kelas HKI MIH UNDIP Tahun 2007

Keluarga Besar Kelas HKI MIH UNDIP Tahun 2007 "RAME ING GAWE GUYUB ING KEKANCAN" (Bahasane Kang Faza lo)
Media Sillaturrohmi, informasi, dan disku

03/10/2024

Facebook sekarang kayaknya gak mutu..

😂😂😂

02/11/2023

Pie Isi Kare Jepang
by

Bahan:
150 gr ayam fillet potong dadu
1 wortel besar potong dadu
1 kentang besar, potong dadu
200 ml air
50 gr Nicchi Kare Jepang (½ bungkus)
½ bombay, cincang
½ sdt garam

3 butir telur rebus, belah
10 lembar puff pastry size 10x10
1 butir telur dipisah kuning dan putihnya untuk olesan

Cara Membuat:
1. Tumis bombay hingga layu.
2. Masukkan ayam dan sayuran. Tumis hingga ayam berubah warna.
3. Masukkan air. Masak hingga matang.
4. Tambahkan Nicchi Kare Jepang dan garam. Aduk rata dan masak hingga mengental. Angkat.
5. Siapkan 1 lembar puff pastry isi dengan kare jepang dan telur kemudian oles pinggirannya dengan putih telur, lalu tutup lagi dengan puff pastry rekatkan dengan garpu. Iris serong permukaannya dengan pisau.
6. Panggang dengan suhu 180°C api atas bawah hingga mengembang kering dan agak kecoklatan.
7. Angkat dan sajikan.

14/02/2018
17/09/2017

Mari, menyambut bulan Muharram 1439 H..
:-)

23/05/2017

Selamat menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.. Segala salah dan khilaf, sengaja maupun tidak sengaja, mohon dimaafkan..

04/03/2017
21/01/2017

Perintah Ilahi: Jangan memaki sesembahan mereka!
Mari kita bahas Tafsir surat al-An'am ayat 107-108:
"Dan kalau Allah menghendaki, niscaya mereka tidak mempersekutukanNya. Dan Kami tidak menjadikan engkau pengawas bagi mereka; dan engkau sekali-kali bukanlah pemeihara bagi mereka. Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, maka akibatnya mereka akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami perindah bagi setiap umat amal mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia beritahukan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan."
Kalau Allah mau, semua penduduk dunia ini beriman kepada Allah, tapi Allah hendak menguji hambaNya dan mengundang mereka beriman melalui kesadaran dan bukti-bukti Allah yang Allah berikan, termasuk dengan menghadirkan para utusanNya, yang bertugas mengajak, menasehati dan menjelaskan; bukan memaksa, menindas atau meneror mereka.
Jadi, tidak perlu marah atau sedih kalau orang musyrik tidak menghiraukan dakwah Islam. Nabi pun pernah diingatkan ''Kalau seandainya Tuhanmu menghendaki, tentu berimanlah semua manusia dibumi. Maka apakah engkau (Muhammad) akan memaksa manusia hingga mereka menjadi orang-orang yg beriman semua? ( QS Yunus 10:99).
Petikan ayat 107 di atas lebih jauh lagi menegaskan bahwa Nabi bukanlah "hafizh" dan "wakil" mereka. Tafsir Sayyid Thanthawi menjelaskan:
ﻭﻗﻮﻟﻪ ﻭَﻣﺎ ﺟَﻌَﻠْﻨﺎﻙَ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢْ ﺣَﻔِﻴﻈﺎً ﻭَﻣﺎ ﺃَﻧْﺖَ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢْ ﺑِﻮَﻛِﻴﻞٍ ﺃﻯ : ﻭﻣﺎ ﺟﻌﻠﻨﺎﻙ ﻋﻠﻴﻬﻢ ﺣﻔﻴﻈﺎ ﻳﺤﻔﻆ ﻋﻠﻴﻬﻢ ﺃﻋﻤﺎﻟﻬﻢ ﻟﺘﺤﺎﺳﺒﻬﻢ ﻭﺗﺠﺎﺯﻳﻬﻢ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﻭﻣﺎ ﺃﻧﺖ ﻋﻠﻴﻬﻢ ﺑﻮﻛﻴﻞ ﺗﺪﺑﺮ ﻋﻠﻴﻬﻢ ﺃﻣﻮﺭﻫﻢ ﻭﺗﺘﺼﺮﻑ ﻓﻴﻬﺎ، ﻭﺇﻧﻤﺎ ﺃﻧﺖ ﻭﻇﻴﻔﺘﻚ ﺍﻟﺘﺒﻠﻴﻎ
"bukanlah engkau sebagai "hafizh" mereka yang bermakna mengawasi untuk memberi sanksi dan ganjaran, dan engkau juga bukan "wakil" yang mengatur urusan mereka dan mengelolanya. Sesungguhnya tugas engkau itu hanya menyampaikan (tabligh)."
Penjelasan di atas senada dengan ayat-ayat lainnya:
"Kewajibanmu tidak lain hanyalah menyampaikan (risalah)" (Asy-Syura: 48)
"Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan. Kamu bukanlah orang yang berkuasa atas mereka" (Al-Gasyiyah: 21-22)
"karena sesungguhnya tugasmu hanya menyampaikan saja, sedangkan Kamilah yang menghisab amalan mereka" (Ar-Ra'd: 40)
Setelah mengupas posisi Nabi Muhammad di atas, menurut Sayyid Thantawi tibalah di ayat selanjutnya Allah memberi petunjuk kepada keagungan akhlak: melarang untuk memaki sesembahan orang lain.
Ijinkan saya mengutip penjelasan Syekh Wahbah al-Zuhaili dalam Tafsir al-Munir:
ﻳﻨﻬﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﺭﺳﻮﻟﻪ ﻭﺍﻟﻤﺆﻣﻨﻴﻦ ﻋﻦ ﺳﺐ ﺁﻟﻬﺔ ﺍﻟﻤﺸﺮﻛﻴﻦ، ﻭﺇﻥ ﻛﺎﻥ ﻓﻴﻪ ﻣﺼﻠﺤﺔ، ﺇﻻ ﺃﻧﻪ ﻳﺘﺮﺗﺐ ﻋﻠﻴﻪ ﻣﻔﺴﺪﺓ ﺃﻋﻈﻢ ﻣﻨﻬﺎ، ﻭﻫﻲ ﻣﻘﺎﺑﻠﺔ ﺍﻟﻤﺸﺮﻛﻴﻦ ﺑﺴﺐ ﺇﻟﻪ ﺍﻟﻤﺆﻣﻨﻴﻦ، ﻭﻫﻮ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻻ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻟَّﺎ ﻫُﻮَ ﻛﻤﺎ ﻗﺎﻝ ﺍﺑﻦ ﻋﺒﺎﺱ .
ﻻ ﺗﺴﺒﻮﺍ ﺃﻳﻬﺎ ﺍﻟﻤﺴﻠﻤﻮﻥ ﺁﻟﻬﺔ ﺍﻟﻤﺸﺮﻛﻴﻦ ﺍﻟﺘﻲ ﻳﺪﻋﻮﻧﻬﺎ ﻣﻦ ﺩﻭﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﺇﺫ ﺭﺑﻤﺎ ﻧﺸﺄ ﻋﻦ ﺫﻟﻚ ﺳﺒّﻬﻢ ﻟﻠﻪ ﻋﺰ ﻭﺟﻞ ﻋﺪﻭﺍﻧﺎ، ﺃﻱ ﻇﻠﻤﺎ ﻭﺗﺠﺎﻭﺯﺍ ﻣﻨﻬﻢ ﻟﻠﺤﺪّ ﻓﻲ ﺍﻟﺴﺒﺎﺏ ﻭﺍﻟﻤﺸﺎﺗﻤﺔ، ﻹﻏﺎﻇﺔ ﺍﻟﻤﺆﻣﻨﻴﻦ، ﺟﻬﻼ ﻣﻨﻬﻢ ﺑﻘﺪﺭ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻭﻋﻈﻤﺘﻪ . ﻭﻫﺬﺍ ﻳﺪﻝ ﻋﻠﻰ ﺃﻥ ﺍﻟﻄﺎﻋﺔ ﺃﻭ ﺍﻟﻤﺼﻠﺤﺔ ﺇﻥ ﺃﺩﺕ ﺇﻟﻰ ﻣﻌﺼﻴﺔ ﺃﻭ ﻣﻔﺴﺪﺓ ﺗﺘﺮﻙ ،
"Allah SWT melarang Rasul dan orang beriman dari memaki tuhan kaum musyrikin. Boleh jadi ada kemaslahatan dalam memaki tuhan mereka, namun mafsadat (kerusakan)nya juah lebih besar, yaitu mereka akan membalas dengan memaki Allah kelewat batas, untuk melecehkan orang beriman, tanpa mereka memiliki pengetahuan akan kebesaran Allah. Ini menunjukkan bahwa ketaatan atau kemaslahatan jika membawa kepada kemaksiatan atau kerusakan, maka tinggalkanlah".
Dengan kata lain, kalau kita memaki sesembahan mereka (meskipun dilandasi tujuan baik agar mereka tidak sesat) namun kita bisa menjadi penyebab dari cacian yang mereka tujukan kepada Allah SWT. Jangan sampai gegara dakwah kita yang tidak santun, Allah yang kena caci-maki. Maka dua kaidah bisa kita pakai dalam dakwah, yaitu dar'ul mafasid muqaddamun 'ala jalbil mashalih (menolak kejahatan diutamakan daripada mengambil manfaat) dan juga Sadd al-Dzari'ah yaitu menutup semua pintu yang dapat menimbulkan kemudharatan.
Dakwah itu mengajak kebaikan dengan cara yang baik, sehingga hasilnyapun baik. Kalau kita berdakwah dengan bahasa yang baik, tanggapan mereka bisa baik dan bisa buruk; tetapi kalau kita menggunakan bahasa kasar dan caci-maki, boleh jadi mereka akan membalas caci-maki kita dengan lebih kasar lagi. Sampeyan ini sebenarnya mau dakwah atau ngajak berantem sih
Itulah sebabnya Allah singgung dalam ayat di atas bahwa setiap umat memandang indah amal mereka masing-masing. Tabiat manusia memang demikian yaitu menganggap baik apa yang mereka kerjakan dan yakini. Orang musyrik menganggap baik sesembahan mereka dan cara mereka menyembah, kitapun demikian. Karena itu janganlah saling memaki.
Mari kita tunjukkan siapa yang paling baik akhlaknya dalam berdakwah. Tidak perlu kita menunjukkan keindahan agama kita dengan mengolok-ngolok atau memaki sesembahan dan ajaran agama orang lain. Kita tunjukkan keindahan dan kebenaran Islam dengan akhlak yang mulia. Ibaratnya, kalau kita yakin dan percaya diri dengan kecantikan istri kita, tidak perlu kan kita mengejek kejelekan dan membuka aib istri tetangga? Nikmati kecantikan istri kita lewat keindahan senyumnya, dan binar bola matanya. Cukup! Sudah, gitu aja.
Tabik,
Nadirsyah Hosen
Rais Syuriah PCI Nahdlatul Ulama Australia - New Zealand dan Dosen Senior Monash Law School

03/02/2012

i prayer for this heros family http://is.gd/F0skTb

Incredible video of a kind Policeman who does a kind deed but tragically gets killed! Exclusive footage!

25/10/2011

kok sepi yo?mesti podo sibuk karo gaweane dewe-dewe yo..

ngaturaken wilujeng Ied Fitri 1431 H.Nyuwun gungin pangapunten. Mugi kito kanugrahan jatining fitrah saking gusti ingkan...
08/09/2010

ngaturaken wilujeng Ied Fitri 1431 H.Nyuwun gungin pangapunten. Mugi kito kanugrahan jatining fitrah saking gusti ingkang moho mirah. Amin..


No Ketupat, No Parcel, Just Electronic Card. Happy Iedul Fitrie 1431 H. Mohon maaf lahir batin.

Address

Jalan Hayam Wuruk No. 5 Lantai 2
Semarang

Telephone

081225089796

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Keluarga Besar Kelas HKI MIH UNDIP Tahun 2007 posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share