11/10/2023
POCONG GOES TO AMERIKA
Malam mencekam di Pemakaman tua yang terkenal sangat angker.
Terlihat Beberapa Makhluk astral sedang berkumpul.
Dipimpin oleh Buto Ijo mereka mengadakan rapat.
"Dunia Gaib di Indonesia ini sudah disusupi oleh makhluk-makhluk gaib import! Drakula, Manusia Serigala, Vampir Cina, Sodako dari Jepang, dan banyak lagi yang lainnya."
Buto Ijo memulai rapat dengan pidato penuh semangat.
"Sudara-sudaraku, sebagai Hantu asli Pribumi posisi kita semakin terjepit, makin lama kita semakin dilupakan dan pada akhirnya kita tak akan dikenal dan tidak ditakuti lagi di Negri kita sendiri!
Sebagai solusinya saya meminta satu Setan asli Indonesia untuk mempromosikan dirinya di Luar Negri, tepatnya di Amerika, kenapa Amerika? karna bila bisa terkenal di sana maka pasti akan terkenal di seluruh Dunia! nah saya minta satu relatan alias relawan setan untuk ke Amerika dan menakut-nakuti warga Amerika di sana, nah siapa yang mau dan mampu?"
Para setan saling pandang satu sama lain, mereka sepertinya enggan pergi ke luar negri.
"Kenapa ga sampean aja Boss yang ke Amerika di jamin pasti tuh Warga Amerika takut sama Boss!" Berkata Tuyul pada Buto Ijo.
"Kalo gua yang kesana nanti malah dikira HULK!" Jawab Buto Ijo.
"Loe aja Kalong Wewe, loe paling serem diantara Setan Indo." Perintah Buto Ijo pada Kalong Wewe.
"Ogah tar gua dikira bininya Batman lagi, emang gua cewe apaan?" Ucap Kalong Wewe sambil menambahkan gincu ke bibirnya yang super dower.
"Gimana kalau kamu aja Genderuwo?" Buto Ijo menunjuk Genderuwo.
"Sebenernya di sana udah ada saudara sepupu saya Genderuwo albino, namanya Yeti, jadi saya nanti pasti dikira Yeti Hitam, ga lah yang laen aja."
"Kuntilanak! Sundel Bolong! bagai mana dengan Kalian?"
Kuntilanak dan Sudel Bolong yang sedang asik ngerumpi soal Artis di TV, kompak menolak.
"Jangan kita deh Jo, soalnya kita ga bisa Bahasa Ingris, waktu sekolah dulu IP kita paling rendah di Bahasa Inggris, yang laen aja deh." ucap Kunti.
"Iya Jo, apa lagi gua, waktu sekolah gua malah sering bolos untuk pacaran, makanya jangankan bahasa Inggris, bahasa Indonesia aja nilai gua paling tinggi lima koma tiga, hihihihihihihi." Sundel bolong menimpali.
"Pilihan terakhir pada Pocong, dan saya rasa Pocong cukup mewakili Hantu Indonesia, bagai mana saudara-saudara? setuju?"
"Setujuuuuuuuuuu!"
Kompak para Hantu teriak menyetujuainya.
Tinggal Pocong celingukan tak bisa mengelak.
Seminggu sepeninggal Pocong ke Amerika,
ada Hantu yang duduk santai sambil menangis sesegukan di Makam tua angker.
Para penghuni Makam tua angkerpun menghampiri Hantu itu.
"Siapa kau Hantu? kenapa menangis di situ?" Tanya Buto Ijo sebagai kepala Hantu Makam tua.
"Siapa aku! ini aku Pocong yang kamu suruh ke Amerika buat nakut-nakutin di sana!"
"Loooooooooh, kok kamu sudah pulang Cong? baru berapa hari kok sudah pulang? bagaimana dengan misi kamu?" Tanya Buto ijo pada Pocong.
"Misi! Misi apa? misi ga jelas! tau ga ketika sampai Los Angeles World Airports, saya langsung ditahan sama Hantu Penjaga Bandara, saya dikira Hantu Teroris, mentang-mentang pake kain kafan dikira Teroris saya! setelah empat hari ditahan, saya baru diperbolehkan keluar Bandara, dan ketika saya mencoba menakut-nakuti di sana..."
"Berhasil?"
"Berhasil dari Hongkong! Mereka ga ada yang takut dooooong! karna warga Amerika mana ada yang tau kalau Pocong itu hantu! ga ada harga dirinya saya nakut-nakutin Manusia di sana! dan yang paling parah adalah..." Pocong kembali terisak.
"Apa yang paling parahnya?"
"Di sana ternyata ga ada Laundry semurah di Iis Laundry makanya saya buru-buru pulang lagi biar bisa langsung ke gerai iis laundry,udah banyak baju kotor yang numpuk".
"Bodo amat lah, ga ada niat maju emang setan lokal mah! banyak kangennya, segala laundryan lah dikangenin!" Buto ijo lalu pergi meninggalkan Pocong dengan tampang kesal.
Tamat.
Iis laundry