29/08/2026
Gak nyangka bisa melangkah sejauh ini.
Awalnya cuma sekadar UMKM alias “Usaha Mamak Ketika Mood”. Sampai suatu hari, ada acara pengajian di rumah dan semua menunya murni hasil olahan sendiri. Momen itu jadi pertama kalinya paksu ikut bantuin keriwehan di dapur. Dari situ, suami mulai tertarik bantu setiap kali open pre-order, hingga akhirnya kami mantap menekuni bisnis couplepreneur ini bersama-sama.
Perjalanan produk kami pun penuh cerita:
Perkembangan Produk: Bermula dari nama Rotiroll dengan produk awal aneka roti sobek, lengkap dengan icon Cinnamon Roll dan Coffee Bun. Dari dua produk sederhana itu, alhamdulillah kini pilihan menu kami makin beragam.
Branding & Logo: Nama usaha kini resmi bertransformasi menjadi Roti Norie, lengkap dengan perjalanan beberapa kali pergantian logo.
Keluar dari Zona Nyaman: Dari dapur kecil di rumah, akhirnya saya memberanikan diri keluar dari zona nyaman bebakingan rumahan untuk pindah ke tempat yg baru dan market baru yg penuh tantangan..dan juga agar ruang usaha yang ada bisa dimanfaatkan secara maksimal.
Perjuangan Modal Sederhana: Kami memulai semuanya ala kadarnya, bermodalkan satu meja makan warung. Sudah beberapa kali pindah posisi tempat pun, tetap setia memakai meja tersebut. Jadi teringat awal-awal di Medan dulu, saya juga sempat jualan produk spa dari Bali di tempat usaha mertua dengan modal meja yang sama.
Saya selalu percaya, apapun usaha yang kita jalani, selama niatnya baik, insyaAllah Allah akan selalu beri jalan.
Terlihat wah diawal belum tentu fondasinya kokoh ..dan terlihat sederhana belum tentu rapuh. Karena kami yakin sesuatu yang besar berawal dari yang kecil.
Alhamdulillah, usaha bakery ini sudah menginjak tahun ketiga. Tepat di bulan Agustus ini, kami resmi berpindah tempat ke Jl. Merak. Semoga kami bisa terus berkarya, memberikan yang terbaik, dan bisnis ini bisa terus berkembang pesat. Aamiin 🤲✨