Liu fasya el antiq

Liu fasya el antiq dg menulis & mmbaca kita brupaya utk mnjdikan hidup lbh indah jalin silaturrahim

15/02/2026

kamu capek?, sini peluk hangat utk diriku sendiri. jangan mau disuruh mengalah oleh org" NPD. kita memang juga hrs ikut gila jika beurusan sama NPD. tiap hari udah mcm hidup di n*rak*. emang salah klo suami juga bantu momong anak. klo dulu lo hrs ngirus anak sendiriam y jangan komplain klo anak lo bantu istrinya momong anak. kan itu anak dia juga. emang yg pingin punya anak cm si istro. nggak usah nyalahin mantu lo yg nggak becus urus anak, salahin aja suami lho knp mau pynya suami patriarki.

06/09/2024

Dear ibu-ibu muslimat

Mohon perhatian buat kader ibu-ibu muslimat yang tiap bulannya dengerin pengajian umum. Sekali-kali datengin muballigh trus minta buat isi ceramah tentang masalah ghibah. Ceramahin tu ibu-ibu, klo jadi orang nggak usah banyak komen. Lihat anak kecil bajunya nggak sesuai menurut anda, mungkin menurut anda itu nggak sesuai, tp mungkin orang tuanya cuma mampu ngasih baju itu buat sehari-hari. Dear ibu-ibu muslimat, anda kan tiap bulan dengerin pengajian, apa nggak pernah dapat kajian klo ghibah itu kaya makan daging saudara lho sendiri. Klo yg loe omongin bener jd ghibah, klo nggak bener jadinya fitnah.

Seneng banget ngurusin hidup orang, urus itu hidup anda sendiri.

28/08/2024

Sebenarnya setelah berumah tangga itu memang paling nyaman jika bisa punya rumah sendiri yang isinya hanya suami, istri dan anak tidak ada campur tangan orang lain, agar tidak ada hati yang sering terluka atau mengalah dan yang paling pas sebenarnya adalah kita harus mensyukuri apa saja yang telah Allah gariskan untuk kita, melihat orang lain yang sudah mampu membangun rumah tangganya sendiri, mandiri itu memang butuh proses yang lama dan konsisten, kesinggungan2 baik sengaja atau tidak pasti sangat terasa tidak mengenakkan namun semua tetap kalah dengan yang namanya keadaan yang dapat kita lakukan sekarang adalah berdoa, berdoa dan berdoa Tuhan tidak tidur dia selalu membimbing dan menuntun hambanya. Untuk saat ini kamu harus bersabar dan terus berupaya agar apa yang kamu inginkan dapat tercapai suatu saat nanti Amiieennnn

23/03/2024

Hidup itu sawang sinawang

Kata orang hidup itu sawang sinawang, kita mungkin melihat hidup org lain lebih mudah tapi kalaupun kita harus menjalani hidup orang lain mungkin kita tak akan setegar orang itu menjalani hidupnya. Ada yang diberi cobaan banyak anak & dimasa tua msh harus menghidupi anak-anaknya, dan ada yang diberi cobaan hanya dikasih 1 anak & dimasa tuanya ternyata sang anak diambil yg Maha Kuasa mendahului kedua orang tuanya.

Ada juga orang-orang yg sepanjang hidupnya diberi cobaan mengurus orang-orang terdekatnya yang sakit-sakitan. Yang pasti tidak ada yang akan sanggup menjalani takdir seseorang kecuali dirinya sendiri. Dan yang bisa kita lakukan hanya bersyukur masih diberi nafas utk terus berbuat kebaikan sambil menunggu dipanggil oleh-Nya.

Kediri, 23/3/24

25/02/2024

Dilema anak sakit saat tinggal serumah dengan mertua

Kalian tahu susahnya hidup berumah tangga di indonesia adalah campur tangan mertua dalam setiap pengambilan keputusan. Mertua slalu ingin ikut andil dlm setiap urusan yang dihadapi anaknya. Apalagi klo sudah menyangkut tentang cucunya. Cerita ini tentang keponakanku yang menderita alergi terhadap suatu makanan. Sebut saja namanya shakila, Sejak mulai MP asi, ibunya gemar membuatkannya berbagai menu makanan. Namun kebahagiaan itu tak berlangsung lama, sejak shakila didiagnosis alergi protein hewani. Dia harus merelakan putrinya hanya makan tahu rebus setiap harinya. Ibu mana yang hatinya tak terluka melihat kondisi anaknya yang seperti itu.

"Ngonokuwi jajal priksakno nyang rumah sakit, lha wong y duwe kis,"(coba priksakan shakila ke rumah sakit, udah punya kis kan) ucap si mertua suatu hari.

"Bukan masalah biayane mak, mesakno bocahe jk 5 thn, lk konsumsi obat-obatan terus mesakne ginjale besuk," ( bukan masalah biaya bu, kasihan anaknya msh 5 thn, klo konsumsi obat-obatan terus kasihan ginjalnya nanti) ucap menantunya.

"Lha wong pak dhin ae seng ditambakne nk rs gumul, buktine z waras, z ra mbayar," (itu lho pak dhin berobat ke rs gumul akhirnya sembuh, juga nggak bayar) timpal si mertua.

"Obat-obatan kimia niku efeke mung kedhap mantun niku kadang kambuh meleh, nopo malih lk teng rs mboten enten gejalane mboten saget ditanggung kis, dadi kedah mbayar piambak,"

"Terserah kowe ae lah," gerutu mertuanya.
Seperti itulah setiap hari percakapan klo sudah masalah si cucu yang sakit. Apapun yang kita lakukan utk sianak pasti akan slalu salah dimata mertua.

Bersambung
(Terinspirasi dari kisah saudara)

14/10/2023

Omelan ibu anak 11 part 3

Orang bilang kunci keberhasilan berumah tangga itu ketika yang satu ngomel maka si pasangan harus mendengarkan, biar nggak sama-sama kebakaran jenggot. Mungkin tips ini memang efektif utk melanggengkan sebuah pernikahan, tapi prakteknya nggak semudah itu ferguso. Si suami mungkin diam aja ndenger istrinya ngomel, tapi anak-anaknya yang akhirnya jadi sasaran omelan. Apalagi klo masalah iuran sekolah, listrik yang semakin hari semakin naik. "Anak disekolahne dhuwur-dhuwur, akhire z panggah ae," (anak disekolahkan tinggi-tinggi, akhirnya juga sama aja). Si Anak yang dengerin jadi punya pemikiran klo adanya dia hanya akan menghabiskan uang.
Ini semua adalah hasil dari mitos banyak anak banyak rezeki. Kalian tahu yang benar itu semakin banyak anak maka semakin banyak p**a tanggungan dari si suami. Orang-orang yang mengharapkan mendapat rezeki dari arah yang tak disangka-sangka perlu ingat bahwa rezeki harus dijemput buka ditunggu. Ini p**a yang menyebabkan warga indonesia yang harus menjalani hidup sebagai sandwich generation. Umur orang indonesia hanya berkisar diusia 60 -80 thn. Lalu bagaimana nasib anak-anaknya yang masih kecil itu ketika si orang tua telah uzur, tentu menjadi tanggung jawab anaknya yang paling besar untuk menggantikan peran mereka. Kita hanya bisa berharap semoga apapun yang kita usahakan mampu mencukupi kebutuhan hidup keluarganya sendiri, syukur-syukur bisa berlebih agar bisa digunakan untuk membantu perekonomian orang tua dan adik-adiknya.

Bersambung.

13/10/2023

Omelan ibu anak 11 part 2

Yang namanya ibu, klo anak lelet mulu waktu berangkat sekolah ngomel, pingin anaknya biar cepet berangkat sekolah. Tapi giliran anak telat p**ang masih ngedumel. " lk ws muleh sekolah, langsung ndang nyang omah, nggak usah mampir" nggarai seng nk omah kepikiran" (klo udah p**ang sekolah cepetan p**ang, nggak usah mampir", yang dirumah kepikiran).
Yang namanya anak pasti pernah ngerasa bosan klo disuruh ngaji. Alhasil bikin emaknya ngomel lagi. "Lk wayahe ngaji ndang budhal, ojo dulinan ae, ws kepinteren po piye? Mati seng digowo ilmu nduduk bondo dunyo," (klo waktunya ngaji cepetan berangkat, jangan mainan melulu, udah merasa pinter semua, mati itu yang dibawa ilmu bukan benda dunia.")

Terus sianak langsung rebutan pengen mandi duluan, gmn ibu nggak tekanan batin klo tiap hari nontonin drama anak-anaknya, klo nonton drakor masih mending dpt bonus visual yang ganteng", klo anak-anaknya yang main drama bisa l000 kata emaknya keluar baru kelar dramanya. "Ngonokuwi dikon budhal adus ket jam 3 mbulet ae koyo enthute hansip, saiki rebutan jeding, diomongi ibuke nggak percoyo," (udah dibilangin suruh mandi jam 3, muter-muter terus kaya kentutnya hansip, terus sekarang rebutan kamar mandi, diomongi ibu nggak percaya,")

Dramanya masih berlanjut, sianak malah berlama-lama berendam di kamar mandi, klo mulut emaknya blum mencak-mencak, sampe subuh pun nggak akan keluar dari kamar mandi. "Nggak ndang cekat-ceket mentas, pingin bolos po piye?" (Cepetan keluar, pingin bolos ya?).
Bahkan mau terlelap tidur pun masih harus membantu belajar si bungsu yang klo belajarnya harus ekstra sabar, meskipun sudah dibantu kakak-kakaknya. Apalagi kakak-kakaknya kesabarannya setipis tisu dibelah 2 tersiram air p**a. Si bungsu itu klo dibentak dikit langsung mogok, klo bukan si ibu yang maju buat menyelesaikan masalah, z nggak selesai-selesai PR-nya. "Awakmu kie dibantu masmu, awakmu kudu manut seng mbantu." (Kamu itu dibantu kakakmu, z harus menurut,")
Bersambung

12/10/2023

Omelan ibu anak 11

Entah harus dimulai dari mana cerita ini. Kalian tahu emang nggak mudah buat ngurus anak 11 tanpa bantuan orang lain. Bukan p**a ingin si ibu utk punya anak sebanyak itu. Klo memang udah takdirnya begitulah orang-orang bijak menyimpulkannya. Dari si sulung masih bayi sampe si bungsu udah bisa jalan sendiri, tetap hanya si ibu yang tahu bagaimana lelahnya ngurus anak sebanyak itu. Dan pastinya disetiap lelahnya itu ada aja tingkah anaknya yang membuat si ibu nggak berhenti ngomel. Dari mulai bangun hingga jam tidur.

"Ws subuh, tangi!, masjid ws qomat kae lho!" ( udah subuh, bangun!, masjid udah iqomat!) Ujar si ibu. Belum selesai sampai disitu.

"Bar subuh nggak usah turu, ngarai metu tumane!" (Habis subuh nggak usah tidur, kebiasaan!).

Begitu lihat anak-anaknya lagi sok-sokan buka" buku "Ndang nyapu" kono lho, ws padhang kae lho!, sinau lk arepe turu ngonokuwi sinau, ojo isuk" wayahi ngewangi mboke malah sinau!" (Segera nyapu halaman sana, udah mulai terang!, belajar itu sebelum tidur, jangan waktunya bantu ibu malah belajar!).

Selesai nyapu halaman masih ngomel juga karena si bungsu yang lelet nggak mau segera siap-siap berangkat sekolah. "Ndang adus-adus kono lho, seragame disiapne dhewe, ojo jaluk diladheni ae, awakdewe duduk anake jendral, jaluk opo" langsung ketekan!"( segera mandi sana, siapkan seragam sendiri, jangan minta dilayani terus, kita itu bukan anak jendral, yang minta apa" langsung keturutan!).

Masih berlanjut ganti ke suami si ibu, "badhe budhal jam pinten?, niki mpun jam 7." (Mau berangkat jam berapa?, ini udah jam 7." Ujar si ibu membangunkan suaminya agar lekas berangkat kerja.

Baru setelah pekerjaan rumah sudah selesai, & semua anak-anaknya sudah berangkat sekolah, si ibu mulai bisa menghirup udara segar. Menikmati waktu tenangnya selama tidak direcoki oleh tingkah laku anaknya yang kadang membuat mulut harus banyak-banyak mengucapkan istighfar.

Bersambung.
Kediri, 12 oktober 2023, pkl 08:01

24/02/2022

Menerima sesuatu yang sebelumnya belum pernah terfikir bahkan terbersit di hati kita. Menerima dan mengikhlaskan setiap keadaan yang menimpa diri kita mencoba membangun lagi puing - puing kehidupan yang berserakan. Membangun kembali pondasi yang lebih kokoh. Menjadi sosok pribadi yang lebih baik lagi ke depannya!!!

#

Hidupmu adalah berputar tentang apa yang ingin kau capai, usahamu harus lebih besar lagi untuk meraih apa yang kau ingin...
07/01/2022

Hidupmu adalah berputar tentang apa yang ingin kau capai, usahamu harus lebih besar lagi untuk meraih apa yang kau ingin, di dunia ini semua ada konsekuensinya, maka tetap lah berjalan walau terkadang harus terseok - Seok. Sejauh kaki melangkah jangan pernah lupakan tuhan dan semayamkan cinta untuk Baginda Rasul.
Agar suatu saat nabi bermurah hati membantu kita di kehidupan selanjutnya. Yang kita ingin tentu kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Dan jalan menuju keduanya tidaklah selalu mudah dan bukan berarti tidak ada jalan keluar.

🥰🥰

Tuhan sering mengajak hambanya bercanda, dari sekian ratus persen kekuatan yang di miliki seorang wanita dia akan rapuh ...
14/11/2021

Tuhan sering mengajak hambanya bercanda, dari sekian ratus persen kekuatan yang di miliki seorang wanita dia akan rapuh juga, menangis sesaat untuk hal - hal yang ingin ia ratapi. Tuhan selalu berbaik hati kepada seluruh hamba Nya apa yang di pinta pasti di turuti. Namun banyak di antara kita yang kehilangan arah dan tujuan sehingga kadang nestapa lah yang sering menghampiri. manusia di ciptakan untuk menjalani takdir dan kehidupan yang telah di anugrah kan kepadanya. Maka dzalim sangat jika manusia menyia- nyiakan kehidupan yang telah Allah amanahkan kepada nya. Dunia bukan hanya sekedar tentang A dan B, tentang hitam dan putih. Hatiku yang terlalu beku dan mengeras, sekali menangis berarti aku telah mengumpulkan segunung pemicu untuk mengeluarkan nya. Terkadang ingin sekali rasanya bermanja dan menangis tersedu - sedu begitu lama. Agar dunia tahu apa yang sedang aku rasakan. Hal itu seperti mimpi yang ingin ku miliki. Di mana seseorang tahu tentang setiap sedih dan piluku. # yang pandai bersandiwara di muka umum.

😖😖

Address

Rt/rw 01/01 Dsn. Sebanen Ds. Nambaan Kec. Ngasem
Kediri
64182

Telephone

082312099395

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Liu fasya el antiq posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Liu fasya el antiq:

Share