13/10/2024
Jika dilihat dari segi sejarahnya, bakwan pontianak ini sebenarnya mengadopsi kuliner asal Tionghoa. Nama bakwan ini diambil dari bahasa Tionghoa yakni ‘bak’ yang artinya adalah daging dan ‘wan’ yang berarti bola. Jadi bisa dikatakan bakwan adalah bola daging. Pada dasarnya, bakwan asli Tionghoa memang dibuat dari bahan utama campuran antara tepung dan daging sapi giling yang dibentuk bulat dan digoreng hingga matang. Berhubung daging sapi pada masa itu harganya cukup mahal sehingga tidak bisa dijangkau oleh banyak orang. Maka sebagai gantinya, daging sapi giling ini diganti dengan sayur-sayuran. Hal ini dikarenakan sayur-sayuran akan lebih mudah didapat di Indonesia.
Kuliner bakwan ini kemudian pun dikenal oleh masyarakat Pontianak yang pada masa itu terdapat banyak keturunan Tionghoa yang tinggal di sana. Tak jauh berbeda dengan bakwan standar di Indonesia, bakwan Pontianak ini pun dibuat dengan campuran tepung dan sayur-sayuran. Hanya saja ada beberapa hal yang berbeda dari isian bakwan Pontianak ini. Pertama adalah isiannya tidak terbuat dari bahan dasar aneka sayur-sayuran yang beragam seperti wortel, kol, tauge dan daun bawang, melainkan hanya menggunakan irisan daun kucai di dalam adonannya. Kedua adalah adanya isian rebon, ebi, hingga teri yang di dalam atau pada bagian atas bakwan pontianak.
(sumber: pergikuliner.com)