12/12/2017
Kenalan yukk dengan DiphteriDifteri, kenali dan bersahabat sehingga tidak berpotensi merenggut nyawa. Gejala awal tidak khas sehingga waspadai jika pilek yang disertai susah menelan, sulit bernafas dengan memeriksa adanya pseudomembran yang merupakan gejala khas dan penegak diagnosa.Penghujung tahun 2017 ini KLB Difteri menjadi berita yang mampu sedikit menggeser berbagai Hoax dan mengurangi intensitas berita tidak jelas yang menyulut pro kontra.Menurut Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Difteri merupakan penyakit masa lalu yang tidak pernah mati, menginvasi setiap tahun dan di tahun 2017 ini tetiba menggebrak di penghujung tahun sebagai Kasus Luar Biasa. Menurut informasi WHO, 3 negara dengan KLB Difteridi tahun ini adalah Indonesia, Bangladesh dan Yaman. (Kompas.com)Difteri adalah infeksi akut yang disebabkan oleh species CorinebacteriumDiphteriae. lebih banyak menyerang saluran pernapaan atas yakni tonsil, faring, laring, hidung dan kadang menginvassi selaput lendir lainnya, kulit, konjungtiva dan vagina. Difteri memberat jika toksin yang dihasilkan menyumbat jalan nafas hingga mengakibatkan kegagalan jantung.CorinebacteriumDiphteriae adalah bakteri berbentuk batang, gram positif, tidak berspora, bercampak atau kapsul, anaerobikdan bukan merupakan bakteri yang invasivetetapi mengeluarkan toksin di mana exotoxin inilah yang berfek patoligik yang mengakibatkan sakit. CorinebacteriumDiphteri terbagi beberapa tipe dan salah satunya dalah tipe tidak ganas yang secara normal dapat ditemukan pada selaput mukosa dan tenggorokan.Sumber utama penularan Difteri adalah manusia baik yang terinfeksi dan disebut penderita maupun manusia pembawa. (Carrier). Masa inkubasi penyakit Difteri 2-5 hari, masa penularan 2-4 minggu sejak inkubasi dan penularan oleh manusia pembawa (Terdapat bakteri Difteri dalam tubuh tetappi tidak menimbulkan sakit atau gejala) hingga 6 bulan.Cara penularan :Melalui pernafasan dan droplet ketika bersinatau batukMelalui makanan yang terkontaminasikontak dengan barang yang terkontaminasiKontak langsung pada kulit yang terinfeksiGejala umum :Suhu tubuh lebih dari 38 derajat CelciusTerbentuk lapisan tipis berwarna abu-abu pada tenggorkan dan amandelDemam dan menggigilSulit bernafasPembengkakan kelenjar limfe leherLemas, lelahSakit pada saat menelanPada anak tak jarang diikuti dengan mual, muntah, meggigil, dan sakit kepalaPerjalanan penyakit Difteri di mulai dengan menempelnya bakteri pada lapisan pernafasan, disusul dengan masa inkubasi lalu muncul gejala tidak khas hingga khas selanjutnya bakteri menghasilkan toksin yang akan membunuh sel di sekitarnya hingga terbentuk lapisan putih atau abu-abuyang merupakan gejala khas yang biasanyamenjadi salah satu gejala yang ddigunakan untuk menegakkan diagnosa sambil menunggu diperkuat dengan hasil swab tenggorokan di Laboratorium yang menyatakan ditemukannya bakteri Difteri.PencegahanKementerian Kesehatan menyatakan satu-satunya hal yang dilakukan untuk mencegah penyebaran Difteri adalah dengan Imunisasi/vaksinasi.Note.. Saat ini saya condong ke AntiVaksPencegahan penyakit yang diakibatkan olehbakteri pada dasarnya sama. Hal paling mendasar untuk menangkal ancaman bakteri, virus, parasit dan jamur adalah dengan PHBS (Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat) minus vaksinasinya yaa.. hahhaaa..upss.Pengobatansecara medis pengobatan Difteri dilakukan dengan pemberian Antibiotik dan juga Antitoksin. Antibiotik diberikan untuk mematikan kuman dan mengurangi serta menyembuhkan infeksi. Pemberian antitoksin untuk menetralisir toksin yang menyebar dalam tubuhsecara umum pengenalan Difteri dari penyebab hingga pengobatan seperti yang saya tulis di atas. Semoga dapat bermanfaat ^_*Catatan kecil Sebagai tambahan.Bakteri, virus, Parasit dan Jamur tidak akan dapat berkembang pada tubuh yang memiliki daya tahan yang kuat. Meskipun menginfeksi, self healing alami yang tubuh miliki dapat mengeliminir dan tidak akan memberi dampak yang parah.Di alam secara normal semua bakteri, virus, parasit dan jamur itu ada. Tetapi tidak selalu mampu menginfeksi meskipun ditemukan ada dalam tubuh. Mengapa demikian?Karena tubuh memiliki sistem pertahanan yang baik, dan jasad renik tersebut tidak akan tumbuh dan berkembang dalam kondisi yang tidak sesuai dengan dirinya, atau tidak memiliki celah untuk menembus sistem pertahanan tubuh manusia.Jadi hal yang patut menjadi perhatian adalah bagaimana mengkondisikan tubuh tidak disukai oleh jasad renik untuk tumbuh dan berkembang lalu merusak. Menjaga sistem kekebalan tubuh tetap optimal dengan bantuan bahan makanan yang secara alami tidak akan memberi efek samping berbahaya bagi tubuh.Secara alami, alam telah menyiapkan berbagai bahan yang mampu menangkal, mematikan dan membasmi jasad renik perusak.Bahan-bahan tersebut pada umumnya adalah bahan yang sangat familiar dan mudah ditemui.bahan makanan yang telah diyakini dan dibuktikan dengan ilmu pengetahuan modern sebagai anti bakteri adalahMadu, Madu asli dan mentah yang disebutkan dalam Al Quran adalah antibiotikalami terbaik yang alam sediakan untuk manusia. Madu merupakan bahan paling praktis membunuh jasad renik yang merugikan sekaligus mengandung semua unsur nutrisi yang tubuh perlukan.Bawang merah dan putih. Pasangan bawang ini merupakan makanan anti mikroba yang dialamnya terkandung banyak unsur penting untuk menangkal jamur, cacing dan mikroba berbahaya.Kelapa. Minyak kelapa yang memiliki rantai asam menengah biasa di sebut asam laurat menjadikannya salah satu penangkal mikroba apapun jenisnya. Di samping itu kandungan lain dalam kelapa sudah seharusnya menjadi bahan pertimbangan kita untuk menjaddikan salah satu bahan makanan penting dalam keseharian.Kunyit. Dengan dukungan ilmiah yang menyatakan senyawa dalam kunyit adalah anti mikroba handal, terutama senyawa yang menghasilkan warna oranye di sebut sebagai anti mikroba yang ssangat efektif.Kubis. Sayuran yang dikenal sebagai anti kanker dan Kandungan vitamin C yang tinggi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menangkal penyerbu asing. Sssst!! Jus Kubis sangat efektif untukmengobati sakit maag.Makanan Fermentasi. Makanan yang di fermentasi mengandung semua manfaat bahan awalnya, yang dalam prosesnya kemudian dilengkapi dengan komponen antimikroba, proaktif dan probiotik. Mengandung bakteri baik yang menetralisir berkembangnya bakteri buruk.Cuka apel.LemonJaheKayu ManisSambilotodaaaaaann masih banyak yang lain. tapi saya mengantukk.bahan tambahan lain yang disediakan alam untuk membantu kita menjaga sistem kekebalan tubuh tetap optimal adalah MINERAL. Yes.. MINERAL.1. Natrium2. Magnesium3. Kalium4. Dan seterusnyaaSalah satu ikhtiar yang saya sarankan untukpenangkal sekaligus untuk mengobati jika terkena Difteri.Terapi Alkali dengan Baking Soda (Bahan paling murah)Puasa, dalam hal ini kurangi makanan padat dan berat yang akan memberatkan kerja organ pencernaan sehingga energi tidak difokuskan untuk mengolah makananDifteri terutama berkembang pada musim yang lebbih dingin. olehnya itu lawan difteri dengan berjemur atau mengondisikan tubuhsedikit lebih panasMinum VCOCampuran lemon jahe madu adalah tonik antibodi sekaligus anti mikroba yang hebatpaduan madu dan kayu manis adalah paduan efektif dan multikhasiatcampuran 2 sdt kunyit, 2 sdm bubuk bawang putih, 2 sdm bawang merah, 2 sdm jahe, 2 buah cabe (Yang pedas, disarankan cabe puyang/cabe jawa), 1 sdm kubis, (semua bahan dihaluskan dan dicampur. Siram dengan cuka apel. perbandingan 2 bagian semua bahan halus dan 1 bagian cuka (2 : 1), Fermentassi 2 minggu, kocok setiap hari, setelahnya saring. simpan di lemari pendingin. Konsumsi 1 sdt per hari. hati-hati rasanya cukup panas.Semoga bermanfaat.Tuisan di sadur Dari berbagai sumber.http://www.aninanrang.com/2017/12/kenalan-yukk-dengan-difteri.html
Kompas.com - Berita Indonesia dan Dunia Terkini Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Tepercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif, Bola